Mudik Bareng BRI

Perjuangan Erik Budikara Merintis Usaha Setelah Menjadi Purna TKI

Sosok - Posted by: Redaksi | 10 Nov 2015 03:43 WIB | 1003
Perjuangan Erik Budikara Merintis Usaha Setelah Menjadi Purna TKI
Erik Budikara - Photo : LBMI

Bandung, LiputanBMI - LiputanBMI, Bingung merintis usaha, begitulah mayoritas purna TKI sesampainya di kampung halaman. Mereka seolah canggung dan merasa asing di negeri sendiri setelah bertahun-tahun hidup di perantauan, akibatnya kembali bekerja ke luar negeri menjadi pilihan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.

Tapi tidak bagi Erik Budikara, mantan TKI asal Cianjur, Jawa Barat ini langsung banting setir setelah 26 tahun hidup di negeri petro dolar Arab Saudi. Berbagai usaha telah ia lakoni dalam tahun pertamanya di Tanah Air, hingga akhirnya di awal tahun kedua ia memutuskan memilih bisnis travel antar jemput wisatawan asing.

"Usaha di negeri sendiri memang susah jika tidak mempunyai wawasan dan keberanian. Akhirnya saya pun memberanikan diri unuk kredit mobil avanza dengan jarak 4 tahun sebagai alat transportasi antar jemput wisatawan yang kebanyakan dari Timur-Tengah, " katanya kepada LiputanBMI saat ditemui di kawasan puncak, Minggu (8/11).

Pria yang sudah malang melintang sebagai sopir perumahan di kota Jeddah ini pun menceritakan pengalamanya selama menjadi TKI ilegal. Keluar masuk Tarhil Sumayshi (Karantina Imigrasi) menjadi kenangan yang tidak bisa ia lupakan pada tahun 2013.

"Hidup menjadi TKI kaburan itu memang sangat perih, untuk pulang ke Indonesia saya harus merasakan dinginya bilik Tarhil, itu pun saya beberapa kali keluar masuk Tarhil karena belum di balag hurub, "kenangnya sambil menghisap sebatang rokok ditemani secangkir kopi.

Bagi Budi gambaran buruk tentang cerita TKI tidak menyurutkan tekadnya, karena dari sinilah ia akan memiliki modal dan semangat untuk berjuang merintis usahanya, meskipun pemerintah tidak membekalinya dengan wawasan menjadi pengusaha, tapi dengan pengalaman yang ia dapat dan tekadnya Budi mulai merintis usahanya.

Dari usaha travel yang sudah ia lakoni selama satu tahun, pria bertubuh gemuk ini pun mengaku omset yang didapat perbulanya sudah mencapai 6 juta rupiah. Meski baru memiliki mobil satu unit, ia pun mempunyai cita-cita mengembangkan usahanya menambah armadanya.

"Alhamdulilah penghasilan saat ini cukup untuk kebutuhan anak isteri. Selagi ada jalan kita harus tetap ikhtiar dan berusaha serta jangan lupa berdoa agar rezeki kita lancar, "imbuhnya. (Asep Yadi/Iyd)


(RED/RED, 10/11)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Empat Tahun Berbaring di Rumah Sakit, WNI Misterus ini Dipulangkan KJRI Jeddah
05 Sep 2018 11:08 WIB | Redaksi | dibaca 1388 kali
Empat Tahun Berbaring di Rumah Sakit, WNI Misterus ini Dipulangkan KJRI Jeddah
PMI Asal Majalengka Dipukul Anak Majikan yang Mabuk
01 Sep 2018 01:09 WIB | Redaksi | dibaca 761 kali
PMI Asal Majalengka Dipukul Anak Majikan yang Mabuk
Masih Bingung Perpanjang Paspor Secara Mandiri di KDEI, Begini Caranya
31 Aug 2018 03:35 WIB | Redaksi | dibaca 1148 kali
Masih Bingung Perpanjang Paspor Secara Mandiri di KDEI, Begini Caranya
Kasihan, PMI Ini Disiksa Majikan Sampai Patah Tulang
30 Aug 2018 01:43 WIB | Redaksi | dibaca 3063 kali
Kasihan, PMI Ini Disiksa Majikan Sampai Patah Tulang
Dikabarkan Meninggal, PMI Asal Subang Ini Ternyata Masih Hidup
29 Aug 2018 03:17 WIB | Redaksi | dibaca 1717 kali
Dikabarkan Meninggal, PMI Asal Subang Ini Ternyata Masih Hidup