Imigrasi Malaysia Ancam Batalkan Permit Pekerja Asing yang Beri Informasi Kurang Tepat

Ekosospol - Posted by: Figo Kurniawan | 07 Jul 2020 08:44 WIB | 1992
Imigrasi Malaysia Ancam Batalkan Permit Pekerja Asing yang Beri Informasi Kurang Tepat
Ketua Pengarah JIM - Photo : Berita Harian

Kuala Lumpur, LiputanBMI - Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) memberi peringatan akan membatalkan (mencabut) pas atau permit warga asing apabila terbukti memberi informasi/pernyataan yang kurang tepat kepada media.

Hal tersebut terkait pemberitaan media Al Jazeera bertajuk 'Locked Up in Malaysia's Lockdown' yang menyebut operasi JIM semasa Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) sebagai rasis dan tidak berperikemanusiaan.

Ketua Pengarah JIM, Datuk Khairul Dzaimee Daud, mengingatkan pemegang pas atau permit jangka panjang seperti pas penggajian, pas lawatan kerja sementara (permit kerja) dan pas residen supaya berhati-hati ketika mengeluarkan pernyataan kepada media.

"Mereka berdepan risiko pembatalan pas dan akan diminta meninggalkan negara ini serta-merta, jika kenyataan berkenaan tidak tepat dan bertujuan memburuk-burukkan imej Malaysia," kata Datuk Khairul sebagaimana dilansir Bernama, Senin (6/7).

Lebih lanjut Datuk Khaerul mengatakan, laporan Al Jazeera yang menyebut operasi yang dilakukan JIM sebagai rasis dan tidak berperikemanusiaan adalah tidak benar kerana tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

"Operasi Imigresen di sekitar Jalan Masjid India pada 1 Mei lalu memeriksa sebanyak 3,352 warga asing. Namun jumlah yang ditahan untuk siasatan lanjut hanya 586 orang.

"Kerajaan Malaysia juga memberi perawatan secara percuma (gratis, Red) kepada 773 warga asing yang didapati positif COVID-19 di Depot Tahanan Imigresen (DTI) dan terdapat kedutaan asing yang memuji tindakan ini serta mengucapkan terima kasih," kata Datuk Khaerul kepada Bernama.

(FK/FK, 07/07)

BACA JUGA

Lagi, 2 Jenazah  ABK Indonesia di Atas Kapal Cina Dibuang ke Laut
03 Aug 2020 04:40 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 492 kali
Lagi, 2 Jenazah ABK Indonesia di Atas Kapal Cina Dibuang ke Laut
SBMI: Raperda Pelindungan PMI Kabupaten Karawang 80% Copas dari UU PPMI
27 Jul 2020 11:36 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 295 kali
SBMI: Raperda Pelindungan PMI Kabupaten Karawang 80% Copas dari UU PPMI
Imigrasi Malaysia Batalkan Permit Warga Banglades yang Diwawancarai Al Jazeera
13 Jul 2020 09:43 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1133 kali
Imigrasi Malaysia Batalkan Permit Warga Banglades yang Diwawancarai Al Jazeera
Tragedi Perahu Terbalik di Perairan Johor, 1 WNI Ditemukan Meninggal, 2 Hilang
09 Jul 2020 10:45 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1278 kali
Tragedi Perahu Terbalik di Perairan Johor, 1 WNI Ditemukan Meninggal, 2 Hilang
Paulina Keraba PMI asal NTT, 20 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
06 Jul 2020 11:09 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 713 kali
Paulina Keraba PMI asal NTT, 20 Tahun Hilang Kontak di Malaysia