Western Union Indonesia WU

Gandeng Univesitas Ciputra, Development Program Buka Kursus Entrepreneurship untuk PMI di Singapura

Seputar TKI - Posted by: Figo Kurniawan | 15 Jan 2020 09:06 WIB | 2121
Gandeng Univesitas Ciputra, Development Program Buka Kursus Entrepreneurship untuk PMI di Singapura
kursus yang diadakan Development Program Singapura - Photo : Developmen Program/Sansan

Singapura, LiputanBMI - "Menjadi PMI itu tidak salah, tapi selamanya menjadi PMI itu salah. Kita harus membantu mereka mempersiapkan diri kembali ke Tanah Air."

Kalimat inilah yang menginspirasi Development Program membuka pelatihan entrepreneurship (kewirausahan) untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. Bahkan kick start awal tahun 2020 ini, Development Program langsung membuka kelas pelatihan dengan menggandeng Universitas Ciputra Surabaya.

Univesitas Ciputra adalah universitas pertama di Indonesia yang berbasis entrepreneurship. Setiap jurusan ilmu yang ada, mahasiswa akan dibekali oleh ilmu entrepreneurship.

Entrepreneurship di sini adalah mindset dan kemampuan menciptakan solusi dari kebutuhan atau masalah yang ada. Universitas Ciputra telah terbukti berhasil menciptakan lebih dari 3000 pengusaha muda dengan beragam start up usaha.

kursus yang diadakan Development Program Singapura
Ket. foto: kursus yang diadakan Development Program Singapura
Sumber foto: Developmen Program/Sansan



Direktur Program, Ronny Heresky mengatakan, kursus entrepreneurship ini dirancang oleh tim dosen Universitas Ciputra. Model dan bahan pembelajaran disesuaikan untuk kalangan PMI supaya mudah dipahami dan bisa diterapkan.

Ke depannya, kata Ronny, program ini diharapkan bisa di-duplikasi untuk dilakukan di negara penempatan yang lain, seperti Hong Kong dan Taiwan.

"Bahan yang dipersiapkan dan diajarkan sudah seperti perkuliahan sesungguhnya. Kita pakai experiential learning, karena entrepreneurship itu belajar how to-nya. Untuk kelasnya disesuaikan setiap hari Minggu karena itu off day-nya teman-teman PMI di sini. Pengajarnya "dosen terbang" dari Surabaya dan juga dibantu teman-teman profesional yang kerja di Singapura," kata Ronny.

Saat ini, ada sekitar 12 ribu PMI di Singapura yang pada umumnya merupakan pekerja wanita. Sejak 2013, pemerintah Singapura memberikan aturan adanya satu hari libur yang kebanyakan di hari Minggu. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika hari libur mereka gunakan untuk belajar dan kursus untuk membekali masa purna kelak.

Ketika acara penandatangan nota kesepakatan kerjasama dengan Development Program Singapura pada 19 Juli 2019 yang lalu, Dekan Fakultas School Of Entrepreneurship and Humanities Universitas Ciputra, Lili Kristanti menyatakan siap mendukung dan memantau program ini.

penandatangan kerjasama dengan Universitas Ciputra
Ket. foto: penandatangan kerjasama dengan Universitas Ciputra
Sumber foto: Developmen Program/Sansan



"Saya dan tim di fakultas selalu siap mendukung dan memantau program ini. Kami yakin, asal diinspirasi, dilatih dan dibimbing, teman-teman PMI akan mampu menjadi pengusaha muda Indonesia yang sukses," kata Lili Kristanti.

Kelas perdana pelatihan ini dimulai pada hari Minggu, 12 Januari 2020 berlokasi di Lantai 4 gedung Academy of Australasia, 45 Middle Rd Bugis, Singapore.

Kelas dibuka dengan seminar 'Entrepreneurship 101' oleh Ir Antonius Tanan, Entrepreneurship Program Direktur Universitas Ciputra. Kelas pelatihan ini akan berlangsung selama 24 kali pertemuan setiap hari Minggu.

kursus yang diadakan Development Program Singapura
Ket. foto: kursus yang diadakan Development Program Singapura
Sumber foto: Developmen Program/Sansan



Di akhir seminar, salah satu Tutor pengajar Program Development, Ekky Widjaja mengatakan, konten yang disiapkan sangat bagus dan tersusun ringkas untuk teman-teman PMI. Mulai dari basic entrepreneurship, road map, identifikasi peluang, selling skill, pricing, business ideation, finance sampai bootstrapping dan prototyping.

Untuk itu, Ekky berharap PMI di Singapura tidak melewatkan kesempatan ini.

"Awal-awal memang akan sedikit susah, tapi ada tutor pengajar yang selalu setia membantu. Harus tekun dan giat. Saya berharap teman-teman PMI di Singapura tidak melewatkan kesempatan ini," jelas Ekky Widjaja pada seminar minggu lalu.

Untuk informasi lebih lanjut terkait program ini, PMI di Singapura bisa menghubungi nomor telepon +65 64634695 atau layari www.development.org.sg
(FK/FK, 15/01)

BACA JUGA

Yanti, PMI Asal Sumedang 15 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
19 Feb 2020 07:40 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2918 kali
Yanti, PMI Asal Sumedang 15 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
Pemerintah RI Pulangkan 459 WNI dari Berbagai Tahanan Imigrasi Malaysia
06 Dec 2019 09:45 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 19747 kali
Pemerintah RI Pulangkan 459 WNI dari Berbagai Tahanan Imigrasi Malaysia
Rokayyah, PMI Asal Sampang 11 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
26 Nov 2019 09:41 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2262 kali
Rokayyah, PMI Asal Sampang 11 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
Yeyen Andriyani, PMI asal Pati 5 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
03 Nov 2019 07:07 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2495 kali
Yeyen Andriyani, PMI asal Pati 5 Tahun Hilang Kontak di Malaysia