Muslimat NU Saudi Arabia Minta Menaker Cabut Izin PT Inti Jaffarindo

Seputar TKI - Posted by: Iyad Wirayuda | 10 Nov 2019 08:48 WIB | 3800
 Muslimat NU Saudi Arabia Minta Menaker Cabut Izin PT Inti Jaffarindo
Pelantikan pengurus PCI Muslimat NU Saudi Arabia di Balai Nusantara, Jeddah - Photo : PCINU Saudi Arabia

Jeddah, LiputanBMI - Pengurus Muslimat NU Saudi Arabia, Hartatik Harjo meminta Kemenaker RI menjatuhkan sanksi tegas kepada PT Inti Jaffarindo. Pada akhir Oktober 2019, Direktorat PPTKLN dan Direktorat PNKJ Kemenaker RI menemukan 42 calon PMI yang ditampung PT Inti Jaffarindo, diduga akan diberangkatkan secara non prosedural ke negara Timur Tengah.

"Sanksi yang tepat yaitu mencabut izin usahanya serta mengeluarkan dari pelaksana SPSK PMI ke Saudi Arabia. Kalau perlu penjarakan pihak PT Inti Jaffarindo. Karena hal ini dapat dikatagorikan perdagangan manusia," ujar Hartatik sebagaimana rilis yang diterima LiputanBMI, Minggu (10/11/2019).

Berdasarkan Surat Dirjen Binapenta Kemeaker RI nomor B-3/12139/PK.02.00/IX/2019, PT Inti Jaffarindo tercantum sebagai salah satu P3MI pelaksana SPSK PMI ke Saudi Arabia.

"Mempertahankan keberadaan PT tersebut akan mencoreng dan merusak tatanan program SPSK PMI ke Saudi Arabia. Karena belum terlaksana saja, PT IJ telah melakukan pelanggaran. Sebagai anggota Muslimat dan Fatayat NU di Saudi Arabia, kami pun menaruh harapan kepada Ibu Ida Fauziyah selaku Menaker RI bertindak tegas," sambungnya.

Hartatik juga mengaku mendapat beberapa laporan dari keluarga PMI korban pengiriman non prosedural yang diberangkatkan oleh PT Inti Jaffarindo.

"Ada laporan dari suami PMI bahwa istrinya diberangkat oleh PT Inti Jaffarindo tanpa sepengetahuannya, dan bekerja di Syarikah Maharah. Saat ini istrinya sudah dua bulan sakit, pihak Maharah tidak memulangkan serta tidak ada upaya membantu dari PT Inti Jaffarindo walaupun sudah diberitahu," tandasnya.
(IYD/IYD, 10/11)

BACA JUGA

Seorang PMI Arab Saudi Meninggal di Pesawat, Begini Penjelasan KBRI Riyadh
16 Jun 2020 01:54 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 6778 kali
Seorang PMI Arab Saudi Meninggal di Pesawat, Begini Penjelasan KBRI Riyadh
Seorang PMI Baru Saja Masuk Taiwan Didiagnosa DBD dan Chikungunya, Kenali Gejalanya
12 Jun 2020 09:00 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1154 kali
Seorang PMI Baru Saja Masuk Taiwan Didiagnosa DBD dan Chikungunya, Kenali Gejalanya
Dikirim Ilegal ke Arab Saudi, PMI asal Brebes Hilang Kontak
09 Jun 2020 12:52 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 571 kali
Dikirim Ilegal ke Arab Saudi, PMI asal Brebes Hilang Kontak