Western Union Indonesia WU

Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal

Ekosospol - Posted by: Yully Agyl | 07 Oct 2019 08:53 WIB | 1211
Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
Bandara Korea Selatan. - Photo : Google

Changwon, LiputanBMI - Korea Selatan akan memperketat imigran ilegal yang akan meninggalkan negara itu. Dengan pemberitahuan sebelum meninggalkan negara tersebut adalah suatu langkah untuk mencegah mereka yang melakukan kejahatan dan ingin melarikan diri. Demikian hal tersebut disampaikan Kementerian Kehakiman, Minggu (6/10/2019).


Sampai saat ini, imigran ilegal dapat secara bebas meninggalkan Korea Selatan setelah melaporkan kepada pihak berwenang pada hari keberangkatan selama mereka tidak berada di bawah larangan perjalanan.


Di bawah aturan baru, imigran ilegal harus melaporkan antara 3 hingga 15 hari kerja sebelum keberangkatan mereka dan menjalani pemeriksaan. Sistem laporan saat ini akan dihapus pada 21 Oktober 2019 dan aplikasi untuk proses mandiri meninggalkan Korea Selatan akan tersedia mulai minggu depan.


Sebagaimana dilansir Korea Times, Minggu (6/10), pihak kementerian mengatakan´╝î juga akan ada larangan agen atau siapa pun mengubah tanggal keberangkatan, begitu para imigran ilegal telah memberikan pemberitahuan. Hal ini guna mencegah mereka yang mencoba melarikan diri setelah melakukan kejahatan.


Peraturan yang diperketat tersebut dikeluarkan setelah ada seorang warga negara Kazakh yang secara ilegal tinggal di Korea Selatan dan keluar dari Korea Selatan sehari setelah diduga melakukan tabrak lari pada seorang siswa sekolah dasar di Changwon, bulan lalu.
Saat ini pemerintah sedang dalam pembicaraan dengan Kazakhstan mengenai pemulangan tersangka.
(YLA/YLA, 07/10)

BACA JUGA

Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
05 Oct 2019 09:07 WIB | Yully Agyl | dibaca 1320 kali
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
02 Oct 2019 10:47 WIB | Yully Agyl | dibaca 2916 kali
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
13 Sep 2019 11:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 3134 kali
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
06 Sep 2019 07:43 WIB | Yully Agyl | dibaca 1312 kali
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online
02 Sep 2019 01:13 WIB | Yully Agyl | dibaca 1998 kali
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online