Western Union Indonesia WU

Kim-yung Keng, Pemuda Pertama Keturunan Indo-Taiwan Yang Calonkan Diri Sebagai Caleg di Taiwan

Sosok - Posted by: Hani Tw | 30 Sep 2019 08:24 WIB | 8683
Kim-yung Keng, Pemuda Pertama Keturunan Indo-Taiwan Yang Calonkan Diri Sebagai Caleg di Taiwan
Kim-yung Keng, pemuda keturunan Indo-Taiwan yang mencalonkan diri dalam pemilihan caleg distrik 3 Taipei City - Photo : Facebook

Taipei, LiputanBMI - Kim-yung Keng atau He Jing-Rong (何景榮) adalah pemuda keturunan Indonesia – Taiwan adalah penduduk migran baru di Taiwan sekaligus yang pertama mencalonkan diri sebagai caleg Distrik 3 Taipei City mewakili partai Taiwan People’s Party (TPP).

Kim yang juga akrab dengan pekerja migran Indonesia (PMI), menjelaskan alasan utama dia mencalonkan diri mewakili TPP atau yang dalam Bahasa mandarin disebut 台灣民眾黨 (baca: Taiwan Min Chong Thang) adalah karena kesalahan Han Kuo-yu (韓國瑜) bupati Kaohsiung yang mengkonotasikan pekerja migran sebagai ayam.

Kim, yang dilahirkan di Jakarta, tumbuh besar dan bersekolah di Taiwan, kemudian melanjutkan S3 di Amerika Serikat. Ia bisa fasih berbahasa Indonesia karena ibunya yang berasal dari Indonesia, sebagaimana diliput media televisi lokal PTS pada 23 September 2019.

Selain itu, Kim juga pernah meraih sepuluh besar pemuda berprestasi pada tahun 2016 di Taiwan, ia sekarang menjadi asisten profesor di Universitas Fengjia, Taichung dan juga sebagai penulis di majalah Taiwan.

Kim mengatakan bahwa dia berasal dari masyarakat awam, maka dia akan menggunakan cara yang paling mendasar dalam pemilihan. Sebagai penduduk migran generasi kedua, dia akan terus mendorong pendidikan bahasa ibu (Bahasa Indonesia) untuk generasi kedua, mengembalikan sistem agensi ke pangsa pasar dan meningkatkan komunikasi langsung antara majikan dengan pekerja migran.

Melalui kebijakan-kebijakan tersebut di atas, dia ingin membuktikan bahwa penduduk migran baru sama baiknya dengan orang Taiwan.
(HNI/IYD, 30/09)

BACA JUGA

Klarifikasi Kementerian Tenaga Kerja Taiwan Terkait Pelegalan Biaya Job
17 Oct 2019 11:50 WIB | Hani Tw | dibaca 2447 kali
Klarifikasi Kementerian Tenaga Kerja Taiwan Terkait Pelegalan Biaya Job