Western Union Indonesia WU

300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan

Ekosospol - Posted by: Yully Agyl | 06 Sep 2019 07:43 WIB | 854
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
Potret pertanian di Taiwan - Photo : CNA

Taipei, LiputanBMI - Sekitar 300 pekerja migran akan tiba di Taiwan selama beberapa minggu ke depan untuk melakukan pekerjaan pertanian, sebagai bagian dari inisiatif pemerintah Taiwan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di sektor tersebut. Hal tersebut disampaikan Dewan Pertanian (COA) Taiwan, Kamis 5/9/2019).


Dilansir CNA, Kamis (5/9), menurut pejabat COA, angkatan pertama pekerja migran yang akan datang tersebut, 109 akan dipekerjakan di peternakan sapi perah. Para pekerja itu akan mulai tiba pada akhir September, begitu lamaran mereka telah disetujui oleh Kementerian Buruh (MOL).


Sementara itu, 207 lainnya akan mulai tiba pada awal Oktober yang akan dipekerjakan di berbagai organisasi penjangkauan pertanian menjelang musim panen.


Upaya untuk mempekerjakan pekerja migran di sektor pertanian dimulai pada bulan Mei oleh COA, tak lama setelah kementerian tenaga kerja merevisi peraturan-peraturannya untuk memungkinkan perekrutan.


Pekerja migran akan dipekerjakan dengan kontrak tiga tahun untuk mengisi sekitar 400 lowongan di masing-masing dari dua kategori pertanian.
Setelah tiga tahun pertama, kontrak dapat diperpanjang secara berkala hingga 12 tahun.


Sementara itu, berdasarkan perjanjian magang yang ditandatangani antara Taiwan dan Indonesia bulan lalu, 54 lulusan baru dari sekolah pertanian Indonesia akan memulai magang satu tahun di 45 peternakan di Taiwan bulan ini.


Mereka akan menerima subsidi bulanan sebesar USD 600 dan akan memiliki opsi untuk memperpanjang visa magang mereka selama satu tahun lagi.
Program magang dan pekerja pertanian migran adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi kekurangan tenaga pertanian di Taiwan.


Menurut statistik COA tahun 2018, sekitar 10 persen pertanian di Taiwan mengalami kekurangan tenaga kerja secara teratur, yang meningkat selama musim panen, terutama di kebun buah dan sayuran.
(YLA/YLA, 06/09)

BACA JUGA

Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
07 Oct 2019 08:53 WIB | Yully Agyl | dibaca 473 kali
Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
05 Oct 2019 09:07 WIB | Yully Agyl | dibaca 941 kali
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
02 Oct 2019 10:47 WIB | Yully Agyl | dibaca 2385 kali
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
13 Sep 2019 11:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 2646 kali
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online
02 Sep 2019 01:13 WIB | Yully Agyl | dibaca 1584 kali
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online