Western Union Indonesia WU

Suami-Istri Warga Indonesia Korban Bangunan Ambruk di Malaysia Ditemukan Meninggal Berpelukan

Seputar TKI - Posted by: Figo Kurniawan | 24 May 2019 08:32 WIB | 34271
Suami-Istri Warga Indonesia Korban Bangunan Ambruk di Malaysia Ditemukan Meninggal Berpelukan
bangunan roboh di sebelan setesen LRT Gombak - Photo : freemalaysiatoday

Kuala Lumpur, LiputanBMI - Sepasang suami istri pekerja bangunan asal Indonesia yang dilaporkan menjadi korban bangunan ambruk di sebelah Terminal LRT Gombak, Malaysia pada Kamis (23/5) dini hari ditemukan meninggal dunia dalam keadaan berpelukan.

“Mereka ditemukan berpelukan satu sama lain ketika saat akhir hidup mereka,” kata Pengarah Jabatan Bomba dan Penyelamat Kuala Lumpur, Nordin Pauzi sebagaimana dilansir media Malaysia, freemalaysiatoday, Kamis (23/5).

Nordin menjelaskan, jasad suami istri yang diketahui bernama Alias (37) dan Ema (40) tersebut ditemukan tim penyelamat pada Kamis 923/5) siang sekitar pukul 14:30 waktu Malaysia.

“Salah seorang pekerja memberitahu kami bahwa ada dua teman mereka yang belum ditemukan. Kami kemudian memulai pencarian di bawah runtuhan bangunan 8 tingkat itu,” kata Nordin.

Menurut Nordin, sebagian bangunan belum jadi itu diduga ambruk karena lemahnya struktur pada tanjakan parkir ke tingkat yang lebih tinggi.

Seorang teman korban, Heru Susiawan mengatakan, dia sempat menikmati kopi bersama pasangan suami istri nass itu pada malam sebelum kejadian.

“Saya nampak suami istri itu memasuki bangunan pada waktu malam. Ketika saya lihat bangunan itu ambruk, saya coba menghubungi mereka melalui telepon tetapi tidak diangkat,” kata Heru.

Ketika bangunan itu ambruk pada Kamis (23/5) sekitar pukul 01:13 dini hari, sebagian pekerja termasuk Alias dan Ema, tidur di dalam bangunan yang belum jadi itu.

Selain pasangan suami istri Alias dan Ema, tiga pekerja lagi juga dilaporkan menjadi korban dengan kondisi luka-luka. Satu di antara tiga korban selamat itu ditemukan dalam keadaan terjepit sehingga tangannya terpaksa dipotong agar bisa dikeluarkan dari reruntuhan bangunan.


(FK/FK, 24/05)

BACA JUGA

Kabut Asap Makin Parah, Malaysia Liburkan 1.484 Sekolah di Tujuh Negeri
18 Sep 2019 08:27 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 932 kali
Kabut Asap Makin Parah, Malaysia Liburkan 1.484 Sekolah di Tujuh Negeri
KBRI Kuala Lumpur Dapat Penghargaan, tapi Pelayanannya Masih Banyak Dikeluhkan
13 Sep 2019 08:20 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 842 kali
KBRI Kuala Lumpur Dapat Penghargaan, tapi Pelayanannya Masih Banyak Dikeluhkan
Pemprov Sumatera Utara Tanggung Biaya RS dan Pulangkan PMI Sakit di Malaysia
28 Aug 2019 08:18 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 718 kali
Pemprov Sumatera Utara Tanggung Biaya RS dan Pulangkan PMI Sakit di Malaysia
Tertimpa Dinding Cor, Dua WNI Pekerja Bangunan di Malaysia Meninggal Dunia
20 Aug 2019 11:12 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 9071 kali
Tertimpa Dinding Cor, Dua WNI Pekerja Bangunan di Malaysia Meninggal Dunia
74 Tahun Merdeka, Sudah Merdekakah Pekerja Migran Indonesia?
17 Aug 2019 08:14 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 738 kali
74 Tahun Merdeka, Sudah Merdekakah Pekerja Migran Indonesia?