Western Union Indonesia WU

Berharap Pulang, PMI di Singapura Malah Dipenjara karena Berikan Informasi Palsu

Seputar TKI - Posted by: Yully Agyl | 16 May 2019 09:11 WIB | 1433
Berharap Pulang, PMI di Singapura  Malah Dipenjara karena Berikan Informasi Palsu
Ilustrasi - Photo : Google

Singapura, LiputanBMI - Sumaini (29), pekerja migran Indonesia di Singapura divonis hukuman penjara 14 hari setelah mengakui bahwa ia telah memberikan informasi palsu kepada seorang petugas polisi bagian Kejahatan Seksual Serius Departemen Investigasi Kriminal, Rabu (15/5/2019).


Pengadilan mendengar uraian Sumaini yang membuat tuduhan palsu bahwa majikan lelakinya telah memperkosa dengan harapan hal itu akan membantunya kembali ke Indonesia.


Sebagaimana dilansir The Straits Times, Rabu (15/5/2019), Wakil Jaksa Penuntut Umum, Gregory Gan mengatakan, istri pria itu memberi tahu polisi pada 7 Februari 2019 yang menyatakan bahwa pekerja rumah tangganya (Sumaini) telah "dilecehkan secara seksual" oleh suaminya.


Majikan perempuannya juga menemani Sumaini ke Kompleks Polisi Cantonment untuk wawancara. Sumaini mengatakan kepada seorang polisi bahwa pada 15 Januari sekitar pukul 6 sore majikan lelaki telah memperkosanya.
Petugas menangkap pria yang dimaksud itu sekitar 45 menit kemudian dan dia dibawa ke penjara di kompleks itu.


Wakil Jaksa PU, Gregory mengatakan setelah merekam pernyataan Sumaini, polisi memeriksa ponselnya dan menemukan pesan teks di Facebook Messenger antara Sumaini dan majikan lelakinya. Salah satu pesan dari Sumaini menyatakan bahwa ia merindukan pria itu.


Kepada Hakim Distrik, Luke Tan, Wakil Jaksa PU menyampaikan bahwa terdakwa mengakui ia berbohong tentang tuduhan pemerkosaan karena ingin kembali ke Indonesia tetapi majikan perempuannya tidak mengizinkan.


Berdasar hukum di Singapura, memberikan informasi palsu kepada polisi, bisa dipenjara hingga 1 tahun dan didenda hingga SGD 5.000
(YLA/YLA, 16/05)

BACA JUGA

PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
13 Sep 2019 11:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 2103 kali
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
06 Sep 2019 07:43 WIB | Yully Agyl | dibaca 573 kali
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online
02 Sep 2019 01:13 WIB | Yully Agyl | dibaca 1361 kali
Pekerja Migran Taiwan, Sekarang Bisa Ajukan Re-Entry Secara Online
Update: Puing-Puing Ditemukan di Dekat Lokasi Kapal Taiwan yang Hilang
23 Aug 2019 09:10 WIB | Yully Agyl | dibaca 1289 kali
Update: Puing-Puing Ditemukan di Dekat Lokasi Kapal Taiwan yang Hilang