Western Union Indonesia WU

Tolak Merawat Pasien, Pekerja Migran di Taiwan Akan Dicabut Izin Kerjanya

Seputar TKI - Posted by: Hani Tw | 16 May 2019 05:28 WIB | 15036
Tolak Merawat Pasien,  Pekerja Migran di Taiwan Akan Dicabut Izin Kerjanya
Jika berani menolak merawat pasien, pekerja perawat pasien akan dicabut izin kerjanya bahkan akan dideportasi - Photo : Dok. Pri

Taipei, LiputanBMI - Depnaker Taiwan telah mengirimkan surat edaran tentang adanya pencabutan izin kerja dan di deportasi bagi pekerja perawat pasien jika menolak untuk merawat pasien yang sakit serius atau suka bermain hp setiap hari.

Sebagaimana disebutkan dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Departemen Pengembangan Angkatan Kerja, Departemen Tenaga Kerja Taiwan tanggal (7/5/2019), jika pekerja perawat pasien atau Kan Hu Kong (看護工) menolak untuk merawat pasien yang sakit parah, suka bermain hp setiap hari, internetan, siaran langsung atau live saat bekerja, dan jualan online.

Jika mereka diketahui dan benar-benar terbukti melakukan tindakan seperti yang disebutkan di atas, maka majikan bisa membawa dan memberikan bukti yang akurat ke biro tenaga kerja setempat.

Selain itu bisa juga diadukan ke lembaga otoritas yang berkompeten, mereka akan membantu mengajukan banding serta melaporkan kasus tindakan kurang sopan atau pelecehan yang dilakukan perawat pasien terhadap pasiennya kepada polisi.

Apabila pemerintah daerah telah memutuskan denda administratif atau melalui badan hukum juga telah memutuskan hukuman, maka sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan pasal 73, paragraf 6, maka perawat pasien akan dicabut izin kerjanya, tidak perlu lagi bekerja dan harus siap-siap dipulangkan ke negara asal serta tidak boleh masuk lagi ke Taiwan untuk bekerja
(HNI/YLA, 16/05)

BACA JUGA

ABK yang Jatuh ke Laut di Perairan Penghu Taiwan Belum Ditemukan
26 Jun 2019 10:23 WIB | Hani Tw | dibaca 1003 kali
ABK yang Jatuh ke Laut di Perairan Penghu Taiwan Belum Ditemukan