Western Union Indonesia WU

SBMI Taiwan Berhasil Advokasi 2 PMI Indramayu

Seputar TKI - Posted by: Juwarih | 18 Jan 2019 06:15 WIB | 1958
SBMI Taiwan Berhasil Advokasi 2 PMI  Indramayu
Kiri, Pengurus DPLN SBMI Taiwan. Kanan, TKL Ilegal asal Indramayu yang di advokasi - Photo : SBMI Taiwan

Taipei, LiputanBMI - Dewan Perwakilan Luar Negeri Serikat Buruh Migran Indonesia (DPLN-SBMI) Taiwan, telah berhasil mengadvokasi atau mendampingi 2 orang PMI overstayer asal Indramayu untuk mencairkan uang tabungan dan sisa gaji serta mengambil paspor dari Agency Minshengsheng Manpower di Kaoshiung, pada Kamis (17/1/2019).

Hal tersebut disampaikan ketua SBMI Taiwan, Angel Marta Gultom, kepada LiputanBMI melalui pesan elektronik, di Taipei pada Jumat (18/1/2019).

"Kemarin saya habis mendampingi dua PMI kaburan asal Indramayu yang menyerahkan diri ke imigrasi Taiwan, namun pada saat proses kepulangan ada kendala mengenai paspornya yang ditahan oleh pihak agency," ucap Gultom.

Gultom mengatakan, kedua PMI tersebut bernama Saudin dan Dakinah keduanya merupakan warga Blok Mengerjati, Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pekerja migran overstayer yang menyerahkan diri ke imigrasi pada 7 Januari 2019 lalu.

"Penyerahan diri mereka berdua (Saudin dan Darkinah) dilakukan di daerah Keelung, pada saat ditanya paspor oleh pihak imigrasi, jawab PMI ada di agency," jelas ketua SBMI Taiwan.

Kata Gultom, pada saat dirinya menghubungi pihak agency lewat telepon, ia meminta agar agency mengembalikan paspor, beserta uang tabungan dan sisa gaji PMI yang masih di agency, namun sepertinya tidak direspon dengan baik oleh agency.

"Pada saat telepon, saya mengatakan jika paspor, tabungan serta dokumen lainnya milik kedua PMI tidak diserahkan secepatnya maka saya akan mendatangi kantornya agency di Kaoshiung,"

Lanjutnya, walaupun sempat pihak agency menahan saya agar tidak datang ke kantornya serta menginginkan perdamaian, akan tetapi kami memutuskan untuk mendatangi kantornya sekaligus memintai haknya kedua PMI yang ada di agency.

"Saat mendatangi kantor angency Minshengsheng Manpower, kami
disambut dengan baik bahkan pihak agency meminta maaf atas sikap dan tindakan mereka selama ini terhadap kedua PMI," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut pihak agency menyerahkan uang tabungan Dakinah sebesar 45.000 NT dan juga sisa gaji terakhir senilai 5.000 NT, begitu juga dengan Saudin dapat tabungannya 44.000 NT dan sisa gaji terakhirnya 6.000 NT, total keseluruhan uang mereka diserahkan dari agency sejumlah 100.000 NT.
(JWR/IYD, 18/01)

BACA JUGA

KJRI Jeddah berhasil Perjuangkan Hak Diyat PMI Korban Pembunuhan di Abha
15 Feb 2019 11:39 WIB | Juwarih | dibaca 127 kali
KJRI Jeddah berhasil Perjuangkan Hak Diyat PMI Korban Pembunuhan di Abha
Jelang Kongres ke VI, DPW SBMI Lampung Gelar Muswil
11 Feb 2019 09:35 WIB | Juwarih | dibaca 153 kali
Jelang Kongres ke VI, DPW SBMI Lampung Gelar Muswil
ABK di Taiwan Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode
07 Feb 2019 07:37 WIB | Juwarih | dibaca 652 kali
ABK di Taiwan Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode
BAZNAS Bantu Biaya Kepulangan 22 Calon PMI Taiwan Korban Penipuan
07 Feb 2019 01:22 WIB | Juwarih | dibaca 137 kali
BAZNAS Bantu Biaya Kepulangan 22 Calon PMI Taiwan Korban Penipuan