Mudik Bareng BRI

Dilema PSSI dan Kekecewaan TKI

Opini - Posted by: Redaksi | 24 May 2015 12:55 WIB | 346
Dilema PSSI  dan Kekecewaan TKI
Kalender 2016 LiputanBMI.com - Photo : Portal Kita

Jeddah, LiputanBMI - Ditolaknya tim transisi yang dikirim Menteri Olahraga ke FIFA. Dengan demikian FIFA menunjukan sikap berpegang teguh kepada orientasi federasi dengan perlindungan dan pembinaan (statuta FIFA).

Langkah yang diambil Menpora adalah langkah yang sangat memalukan bangsa indonesia dalam sejarah sepak bola Internasional.

FIFA akan merasa di intervensi oleh pemerintah Indonesia jika ikut
membekukan PSSI dan liga Indonesia. konsekwensinya adalah pelarangan bagi PSSI dalam hal ini Timnas dan klub-klub Indonesia yang tampil di calender resmi FIFA, diantaranya AFF Cup, ASEAN Games, dan Asia Cup.

Sementara untuk klub, Indonesia akan sangat dirugikan dengan lolosnya PERSIB dan PERSIPURA ke babak selanjutnya di Afc champion. Bisa jadi akan terjadi degradasi.


Kejadian ini tentunya akan menimbulkan kesedihan dan kegalauan para
pemain, oficial club dan kalangan sepak bola umumya yang menggantungkan penghasilanya dari bisnis olahraga sepak bola di Tanah Air.

Ada apa dengan revolusi mental yang didengungkan Pemerintah ? Sampai-sampai sepak bola pun jadi tumbal kekuasaan politik.

Penyesalan datang bukan dari dalam negeri saja, pembekuan PSSI juga mendapat sorotan dari luar negeri seperti di Qatar yang notabene adalah sponsor resmi liga Indonesia, dimana salah satunya BUMN Qatar Natioan Bank (QNB), dan bahkan WNI/TKI yang berada diluar negeri pun merasa prihatin dengan kebijakan langkah Menteri Olahraga Imam Nachrowi yang mendapatkan dukungan dari Presiden Joko Widodo untuk menutup liga Indonesia.

Para WNI/TKI di Arab Saudi yang setiap tahunya menggelar kompetisi sepak bola, merasa kaget dan marah atas keputusan Menpora yang dituding ingin manguasai bisnis di liga Indonesia.

Salah satu tokoh pecinta sepak bola Indonesia di Jeddah H.Abullah yang di wawancarai LiputanBMI menyatakan dengan tegas meminta PSSI agar bisa bijaksana dalam menyikapi kisruh di PSSI yang dianggap oleh H.Abdullah adalah bentuk intervensi dari Menteri olahraga yang tidak faham dengan olahraga sepak bola .

Jika TKI saja prihatin dengan kondisi sepak bola Indonesia, bagaimana dengan para Politisi dan Pejabat berwenang yang hanya tersenyun dan manut apa kata atasan ? (Hmr)

Weiter : M Roland
(RED/RED, 24/05)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Banyak Masalah Pelaut, PPI Minta Menaker Bentuk LKS Tripartit Sektoral
19 Mar 2018 02:45 WIB | Redaksi | dibaca 1535 kali
Banyak Masalah Pelaut, PPI Minta Menaker Bentuk LKS Tripartit Sektoral
PHK Pelaut, Diskopnaker Banjarmasin Anjurkan PT SPM Bayar Hak Pekerja
14 Mar 2018 02:16 WIB | Redaksi | dibaca 1772 kali
PHK Pelaut, Diskopnaker Banjarmasin Anjurkan PT SPM Bayar Hak Pekerja
Wawas TKI Asal Indramayu yang Tertahan 7 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Tiba di Indonesia
14 Mar 2018 12:45 WIB | Redaksi | dibaca 2423 kali
Wawas TKI Asal Indramayu yang Tertahan 7 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Tiba di Indonesia
Mantan BMI Malaysia Ini Sukses Buka Usaha Warung 'Pecel Iwak Kali' di Ponorogo
18 Feb 2018 12:08 WIB | Redaksi | dibaca 2567 kali
Mantan BMI Malaysia Ini Sukses Buka Usaha Warung 'Pecel Iwak Kali' di Ponorogo
Panitia Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Ditangkapnya Dua Pelawak Oleh Imigrasi Hong Kong
10 Feb 2018 02:55 WIB | Redaksi | dibaca 1065 kali
Panitia Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Ditangkapnya Dua Pelawak Oleh Imigrasi Hong Kong