Pemerintah Singapura Akan Sanksi dan Denda Pedagang Liar

Ekosospol - Posted by: Yully Agyl | 20 Dec 2018 07:31 WIB | 790
Pemerintah Singapura Akan Sanksi dan Denda Pedagang Liar
PMI di Paya Lebar yang melakukan jual beli ilegal. - Photo : Straits Times

Singapura, LiputanBMI - Pegawai Badan Lingkungan Nasional (National Environment Agency / NEA) Singapura menangkap dua pedagang kaki lima ilegal yang melakukan transaksi jual beli di sebuah tanah lapang di Paya Lebar.

Sebagaimana dilansir Straits Times, Rabu (19/12/2018), Juru bicara Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengatakan bahwa mereka melakukan tindakan penegakan hukum terhadap dua pedagang dalam inspeksi pada hari Minggu lalu.

Dalam sebuah video rekaman saat inspeksi itu menunjukkan tiga petugas NEA memasukkan barang-barang makanan ke dalam kantong sampah. Sampah-sampah plastik berserakan di bawah pohon tempat mereka berkumpul. Banyak tas dan kotak yang diyakini berisi bahan-bahan memasak dan makanan mentah, diletakkan di sebelah pohon. Para petugas juga membereskan panci masak di atas kompor portabel. Seorang wanita dalam video itu berbicara Bahasa Indonesia memperingatkan orang lain tentang tindakan penegakan oleh pihak berwenang Singapura.

Daerah di sebelah City Plaza banyak pekerja rumah tangga asing dan berkumpul pada akhir pekan. NEA telah menerima empat laporan dalam tahun ini tentang penjualan makanan ilegal di sana.

NEA menegaskan bahwa tindakan dilakukan terhadap pedagang kaki lima ilegal, baik penduduk setempat maupun orang asing, karena jalan yang tidak diregulasi menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. NEA akan terus mengambil tindakan tegas dan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat disarankan untuk melaporkan penjaja ilegal dengan menghubungi pusat kontak 24 jam NEA di 1800-CALL-NEA (1800-2255-632). Mereka yang ditemukan menjajakan secara ilegal, barang mereka disita dan didenda $ 300, $ 400 dan $ 500 untuk pelanggaran pertama, kedua dan ketiga. Setelah pelanggaran keempat dan selanjutnya, mereka akan dituntut di pengadilan.
(YLA/YLA, 20/12)

BACA JUGA

Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
07 Oct 2019 08:53 WIB | Yully Agyl | dibaca 3098 kali
Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
05 Oct 2019 09:07 WIB | Yully Agyl | dibaca 2256 kali
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
02 Oct 2019 10:47 WIB | Yully Agyl | dibaca 4405 kali
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
13 Sep 2019 11:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 4544 kali
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
06 Sep 2019 07:43 WIB | Yully Agyl | dibaca 2483 kali
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan