Western Union Indonesia WU

Lagi, KJRI Jeddah Hadirkan Aplikasi Layanan Informasi dan Pengaduan Berbasis Android dan iOS

Info Penting - Posted by: Juwarih | 22 Nov 2018 07:45 WIB | 598
Lagi, KJRI Jeddah Hadirkan Aplikasi Layanan Informasi dan Pengaduan Berbasis Android dan iOS
Pegawai KJRI Jeddah sedang Sosialisasi i-KJRI Jeddah, di Acara Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian yang berlangsung pada Selasa malam, 20 November 2018 di Wisma Haji Indonesia, Madinah. - Photo : KJRI Jeddah

Jeddah, LiputanBMI - Setelah hadir dengan SMS Gateway, KJRI Jeddah Mobile, WhatsApp Gateway, kini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kembali meluncurkan aplikasi layanan informasi berbasis Android dan iOS.

Sebagimana rilis resmi yang diterima LiputanBMI, aplikasi kali ini diberi nama i-KJRI Jeddah sebagai pengembangan dari KJRI Jeddah Mobile yang telah diluncurkan 10 November 2016 silam.

Disebutkan, aplikasi baru ini dibuat dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Aplikasi ini telah diperkenalkan kepada masyarakat WNI yang berdomisili di Kota Madinah dalam acara Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian pada Selasa (20/11/2018) malam di Wisma Haji Indonesia, Madinah.

“Aplikasi ini menyempurnakan KJRI Jeddah Mobile yang sudah kami luncurkan dua tahun silam. Ada penambahan fitur-fitur baru dalam aplikasi yang berbasis Android dan iOS,” terang Ismoyo, Konsul Imigrasi yang membidani lahirnya aplikasi ini.

Ismoyo menambahkan, aplikasi ini menyajikan ragam informasi layanan kekonsuleran (legalitas dan terjemahan dokumen dan penerbitan dokumen), keimigrasian (permohonan paspor RI, Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), permohonan Visa, pendaftaran dan/permohonan fasilitas keimigrasian anak kewarganegaraan ganda, biaya PNBP, dll), ketenagakerjaan (perjanjian kerja, demand letter/job order) dan Penerangan, Sosial dan Budaya/Pensosbud (surat keterangan pindah sekolah).

“Ingin berinteraksi dalam konsultasi atau menyampaikan pengaduan via email dan mendapatkan panduan lokasi, alamat maupun situs portal yang memuat berita dan kegiatan KJRI Jeddah, cukup mengunduh aplikasi i-KJRI Jeddah di google playstore untuk android, dan apple store bagi smartphone yang menggunakan sistem iOS,” ucap Ismoyo.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengatakan KJRI Jeddah berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan kemudahan, kenyamanan, keramahan dan keamanan dalam pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat.

Aplikasi i-KJRI Jeddah ini juga dikembangkan dengan pendekatan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri.

Menurut Konjen, gedung pelayanan satu atap yang saat ini dalam tahap pembangunan nantinya akan diperkuat dengan layanan berbasis teknologi. Untuk itu, KJRI Jeddah akan terus mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan aplikasi i-KJRI Jeddah dengan smartphone yang mereka miliki dan menikmati ragam informs layanan KJRI.

"Punya HP jangan hanya dipakai untuk chattingan, Fesbukan dan nonton YouTube. Telepon pintar harus membuat pemiliknya menjadi pintar," ucap Konjen Hery.

Berbagai upaya pelayanan dan perlindungan kepada warga masyarakat Indonesia telah dan terus dilakukan oleh KJRI Jeddah dalam rangka mendukung visi KJRI Jeddah sebagai laboratorium terlengkap praktik diplomasi perlindungan WNI di luar negeri.

Berbarengan dengan pengenalan aplikasi i-KJRI Jeddah, Tim Dijen AHU juga melaksanakan diseminasi pelayanan kewarganegaraan berbasis online. Layanan yang diberi nama Sistem Administrasi Kewarganegaraan Elektronik (SAKE) ini diharapkan memberikan kemudahan bagi WNI di Arab Saudi, khususnya yang menikah dengan warga negara asing dan memiliki anak dari hasil perkawinan campur tersebut.

"Produk layanan yang berbasis online yang kita ciptakan terhadap pelayanan bagi warga negara Indonesia yang menikah dengan warga negara asing dapat dilakukan melalui online system," kata Sarno Wijaya, Direktur Teknologi Informasi dari Direktorat Jenderal Administrasi Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM.

Kegiatan diseminasi diakhiri dengan penyerahan sebanyak 82 buah paspor yang telah diperbaharui kepada pemohon yang mayoritas adalah para mahasiswa Indonesia dari Universitas Islam Madinah, komunitas perawat, LSM, dan Pekerja Migran Indonesia di Indonesia.
(JWR/FK, 22/11)

BACA JUGA

Sempat Tertahan 9 Tahun di Suriah, PMI Asal Indramayu Dipulangkan
02 Jun 2019 11:57 WIB | Juwarih | dibaca 669 kali
Sempat Tertahan 9 Tahun di Suriah, PMI Asal Indramayu Dipulangkan
Jatuh Dari Lantai 10, PMI Asal Indramayu Meninggal di Singapura
20 May 2019 03:58 WIB | Juwarih | dibaca 36701 kali
Jatuh Dari Lantai 10, PMI Asal Indramayu Meninggal di Singapura
Lagi, KBRI Yordania Berhasil Pulangkan 51 PMI Bermasalah
19 May 2019 12:05 WIB | Juwarih | dibaca 716 kali
Lagi, KBRI Yordania Berhasil Pulangkan 51 PMI Bermasalah
Sidak di BLKLN, Kemnaker Amankan 20 Calon PMI Ilegal
18 May 2019 05:42 WIB | Juwarih | dibaca 694 kali
Sidak di BLKLN, Kemnaker Amankan 20 Calon PMI Ilegal