Western Union Indonesia WU

Lagi, KJRI Jeddah Hadirkan Aplikasi Layanan Informasi dan Pengaduan Berbasis Android dan iOS

Info Penting - Posted by: Juwarih | 22 Nov 2018 07:45 WIB | 687
Lagi, KJRI Jeddah Hadirkan Aplikasi Layanan Informasi dan Pengaduan Berbasis Android dan iOS
Pegawai KJRI Jeddah sedang Sosialisasi i-KJRI Jeddah, di Acara Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian yang berlangsung pada Selasa malam, 20 November 2018 di Wisma Haji Indonesia, Madinah. - Photo : KJRI Jeddah

Jeddah, LiputanBMI - Setelah hadir dengan SMS Gateway, KJRI Jeddah Mobile, WhatsApp Gateway, kini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kembali meluncurkan aplikasi layanan informasi berbasis Android dan iOS.

Sebagimana rilis resmi yang diterima LiputanBMI, aplikasi kali ini diberi nama i-KJRI Jeddah sebagai pengembangan dari KJRI Jeddah Mobile yang telah diluncurkan 10 November 2016 silam.

Disebutkan, aplikasi baru ini dibuat dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Aplikasi ini telah diperkenalkan kepada masyarakat WNI yang berdomisili di Kota Madinah dalam acara Diseminasi Kewarganegaraan dan Keimigrasian pada Selasa (20/11/2018) malam di Wisma Haji Indonesia, Madinah.

“Aplikasi ini menyempurnakan KJRI Jeddah Mobile yang sudah kami luncurkan dua tahun silam. Ada penambahan fitur-fitur baru dalam aplikasi yang berbasis Android dan iOS,” terang Ismoyo, Konsul Imigrasi yang membidani lahirnya aplikasi ini.

Ismoyo menambahkan, aplikasi ini menyajikan ragam informasi layanan kekonsuleran (legalitas dan terjemahan dokumen dan penerbitan dokumen), keimigrasian (permohonan paspor RI, Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), permohonan Visa, pendaftaran dan/permohonan fasilitas keimigrasian anak kewarganegaraan ganda, biaya PNBP, dll), ketenagakerjaan (perjanjian kerja, demand letter/job order) dan Penerangan, Sosial dan Budaya/Pensosbud (surat keterangan pindah sekolah).

“Ingin berinteraksi dalam konsultasi atau menyampaikan pengaduan via email dan mendapatkan panduan lokasi, alamat maupun situs portal yang memuat berita dan kegiatan KJRI Jeddah, cukup mengunduh aplikasi i-KJRI Jeddah di google playstore untuk android, dan apple store bagi smartphone yang menggunakan sistem iOS,” ucap Ismoyo.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengatakan KJRI Jeddah berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan kemudahan, kenyamanan, keramahan dan keamanan dalam pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat.

Aplikasi i-KJRI Jeddah ini juga dikembangkan dengan pendekatan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri.

Menurut Konjen, gedung pelayanan satu atap yang saat ini dalam tahap pembangunan nantinya akan diperkuat dengan layanan berbasis teknologi. Untuk itu, KJRI Jeddah akan terus mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan aplikasi i-KJRI Jeddah dengan smartphone yang mereka miliki dan menikmati ragam informs layanan KJRI.

"Punya HP jangan hanya dipakai untuk chattingan, Fesbukan dan nonton YouTube. Telepon pintar harus membuat pemiliknya menjadi pintar," ucap Konjen Hery.

Berbagai upaya pelayanan dan perlindungan kepada warga masyarakat Indonesia telah dan terus dilakukan oleh KJRI Jeddah dalam rangka mendukung visi KJRI Jeddah sebagai laboratorium terlengkap praktik diplomasi perlindungan WNI di luar negeri.

Berbarengan dengan pengenalan aplikasi i-KJRI Jeddah, Tim Dijen AHU juga melaksanakan diseminasi pelayanan kewarganegaraan berbasis online. Layanan yang diberi nama Sistem Administrasi Kewarganegaraan Elektronik (SAKE) ini diharapkan memberikan kemudahan bagi WNI di Arab Saudi, khususnya yang menikah dengan warga negara asing dan memiliki anak dari hasil perkawinan campur tersebut.

"Produk layanan yang berbasis online yang kita ciptakan terhadap pelayanan bagi warga negara Indonesia yang menikah dengan warga negara asing dapat dilakukan melalui online system," kata Sarno Wijaya, Direktur Teknologi Informasi dari Direktorat Jenderal Administrasi Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM.

Kegiatan diseminasi diakhiri dengan penyerahan sebanyak 82 buah paspor yang telah diperbaharui kepada pemohon yang mayoritas adalah para mahasiswa Indonesia dari Universitas Islam Madinah, komunitas perawat, LSM, dan Pekerja Migran Indonesia di Indonesia.
(JWR/FK, 22/11)

BACA JUGA

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah PMI Indramayu dari Qatar
13 Sep 2019 09:37 WIB | Juwarih | dibaca 4363 kali
Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah PMI Indramayu dari Qatar
Siksa PMI, KJRI Jeddah Paksa Majikan  Bayar Ganti Rugi Rp185 Juta
09 Sep 2019 01:55 WIB | Juwarih | dibaca 591 kali
Siksa PMI, KJRI Jeddah Paksa Majikan Bayar Ganti Rugi Rp185 Juta
Berhaji Secara Tidak Resmi, 181 WNI Diamankan Aparat Saudi
05 Sep 2019 06:41 WIB | Juwarih | dibaca 735 kali
Berhaji Secara Tidak Resmi, 181 WNI Diamankan Aparat Saudi