Western Union Indonesia WU

Update# Korban Meninggal Akibat Miras Beracun di Malaysia Jadi 37 Orang

Ekosospol - Posted by: Figo Kurniawan | 27 Sep 2018 07:18 WIB | 252
Update#  Korban Meninggal Akibat Miras Beracun di Malaysia Jadi 37 Orang
miras yang diduga beracun - Photo : BH Online

Kuala Lumpur, LiputanBMI - Jumlah korban meninggal akibat minuman keras (miras) beracun di Malaysia terus bertambah hingga menjadi 37 orang setelah dilaporkan ada tiga korban baru yang meninggal di Selangor dan satu orang di Kuala Lumpur.

Ketua Pengarah Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan jumlah total korban meninggal di Selangor menjadi 23 orang dan di Kuala Lumpur menjadi 11 orang, sedangkan di Perak tetap tiga orang.

"Warga Myanmar masih tercatat menjadi korban terbanyak, yaitu 11 orang, diikuti oleh 10 orang penduduk setempat, delapan warga Nepal dan masing-masing dua orang warga Bangladesh dan India.

"Empat orang lagi yang meninggal akibat minuman keras beracun ini belum diketahui kewarganegaraannya," kata Datuk Dr Noor Hisham seperti dilansir Berita Harian Online, Rabu (26/9).

Dr Noor Hisham mengatakan hingga Selasa (25/9), ada enam korban baru yang dilaporkan sehingga total korban akibat miras yang diduga mengandung metanol ini menjadi 93 orang.

Lebih lanjut dikatakan, sebanyak delapan pasien yang sebelumnya dirawat di fasilitas milik Departemen Kesehatan sudah diperbolehkan pulang, sedangkan 23 lagi pasien masih menerima perawatan di 12 rumah sakit sekitar Selangor, Kuala Lumpur, Perak dan Negeri Sembilan.

"Dari 23 pasien yang masih menerima perawatan di rumah sakit, delapan pasien berada dalam kondisi kritis," katanya.

Kementerian Kesehatan Malaysia melalui Bagian Kesehatan Masyarakat dan Keamanan Kualitas Makanan (BKKM) sudah melakukan pemeriksaan di 988 tempat yang menjual alkohol dan sampai Selasa (25/6), sebanyak 4,489 botol miras telah disita.

Kementerian Kesehatan Malaysia akan terus memantau kasus keracunan miras ini dari waktu ke waktu dan meminta masyarakat untuk membawa anggota keluarga atau teman yang memiliki gejala keracunan metanol seperti sakit perut, mual, muntah, sakit kepala dan penglihatan kabur ke klinik kesehatan terdekat atau rumah sakit untuk perawatan segera .
(FK/FK, 27/09)

BACA JUGA

Terus Berlanjut, Awal Tahun 2019 NTT Dapat Kiriman 7 Jenazah PMI
21 Jan 2019 08:34 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 737 kali
Terus Berlanjut, Awal Tahun 2019 NTT Dapat Kiriman 7 Jenazah PMI
86 Pasang WNI Ikuti Sidang Isbat Nikah di KBRI Kuala Lumpur
15 Jan 2019 09:45 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 808 kali
86 Pasang WNI Ikuti Sidang Isbat Nikah di KBRI Kuala Lumpur
Nuriyadi, PMI Asal Blitar 3 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
11 Jan 2019 09:35 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2479 kali
Nuriyadi, PMI Asal Blitar 3 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
Warga Lumajang yang Telantar di Malaysia Ternyata Korban Penipuan Agen
06 Jan 2019 07:53 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2776 kali
Warga Lumajang yang Telantar di Malaysia Ternyata Korban Penipuan Agen
Warga Lumajang yang Telantar di Malaysia Telah Meninggal Dunia
06 Jan 2019 02:56 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2909 kali
Warga Lumajang yang Telantar di Malaysia Telah Meninggal Dunia