Sakit Kanker Rahim, PMI Asal Lampung Dipaksa Pulang oleh Agen

Seputar TKI - Posted by: Yully Agyl | 18 Aug 2018 05:41 WIB | 1455
Sakit Kanker Rahim, PMI Asal Lampung Dipaksa Pulang oleh Agen
Wasipatun di rumah sakit pasca operasi kanker rahim - Photo : Dok. Pri

Taipei, LiputanBMI - Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah yang dialami seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lampung, Wasipatun yang harus menelan rasa kecewa atas perlakuan agen. Pasalnya, perempuan berusia 43 tahun yang baru saja menjalani operasi kanker rahim itu dipaksa pulang ke Indonesia meski kondisinya belum pulih.

Hal itu dituturkan Juminten, seorang PMI yang kebetulan satu ruangan dengan Wasipatun di RS Xin Lou, Taiwan. Menurutnya, Wasipatun yang sudah lama tidak bekerja itu sampai harus meminta kiriman uang dari keluarganya di Indonesia untuk biaya hidup.

"Kasihan dia (Wasipatun), baru operasi kanker rahim majikan tidak mau menanggung biayanya, agen juga tidak tanggung jawab malah mau disuruh pulang," kata Juminten kepada LiputanBMI melalui telepon selulernya, Jumat (17/8) malam.

Menurut keterangan salah satu dokter, lanjutnya, Wasipatun belum diperbolehkan keluar dari rumah sakit, apalagi pulang ke Indonesia karena harus menjalani perawatan dan istirahat pasca operasi.

Wasipatun berangkat melalui PT Bahana Bekasi, bekerja sebagai perawat lansia. Beberapa waktu lalu dia divonis mengidap penyakit kanker rahim dan menjalani operasi pada Selasa 14/8/2018). Saat ini masih dirawat di RS Xin Lou, Tainan.

"Tadi pagi (Jumat, Red), dokter mengatakan belum boleh pulang ke Indonesia, harus menunggu sampai sembuh,'' katanya lebih lanjut.

Masih kata Juminten, kasus tersebut sudah dilaporkan ke salah satu anggota Satgas KDEI Taipei. Sementara masih dalam penanganan sambil menunggu bekas operasinya sembuh.

"Selain masih menahan rasa sakit pasca operasi, Masipatun juga merasa khawatir jika sewaktu-waktu agen datang untuk membawanya ke luar atau bahkan memaksanya pulang. Apalagi sekarang majikan sudah mengambil PRT baru untuk menggantikan pekerjaanya. Itu bisa dijadikan alasan untuk memaksanya pulang," pungkasnya. (HM)
(YLA/YLA, 18/08)

BACA JUGA

Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
07 Oct 2019 08:53 WIB | Yully Agyl | dibaca 3098 kali
Korea Selatan Akan Perketat Peraturan Permintaan Pulang Imigran Ilegal
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
05 Oct 2019 09:07 WIB | Yully Agyl | dibaca 2256 kali
Hobby Bersepeda, PMI di Taiwan Bisa Raih Prestasi
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
02 Oct 2019 10:47 WIB | Yully Agyl | dibaca 4405 kali
Kompensasi Hingga NTD 5 Juta Untuk ABK yang Meninggal Karena Jembatan Runtuh
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
13 Sep 2019 11:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 4544 kali
PMI di Taiwan Terhipnotis, Niat Menolong Malah Tertipu Rp 23 Juta
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan
06 Sep 2019 07:43 WIB | Yully Agyl | dibaca 2483 kali
300 Pekerja Migran Sektor Pertanian Akan Segera Tiba di Taiwan