Mudik Bareng BRI

Kasihan, PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Arab Saudi Tanpa Bawa Gaji

Seputar TKI - Posted by: Iyad Wirayuda | 13 Jun 2018 07:02 WIB | 3004
Kasihan, PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Arab Saudi Tanpa Bawa Gaji
Nomin saat dijemput pihak keluarga di Bandara Soekarno Hatta - Photo : LBMI

Riyadh, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Karang Mulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat Nomin binti Miran harus pulang ke Indonesia dengan tangan kosong tanpa membawa seluruh hak gajinya.

PMI yang bekerja di wilayah Hail itu berangkat ke Arab Saudi pada tahun 2007. Selama 9 tahun ia bekerja di dua majikan yang berbeda.

"Kalau di majikan yang pertama Alhamdulillah gaji lancar, tapi di majikan yang kedua ini saya bekerja 2 tahun 7 bulan hanya menerima satu bulan gaji," ujarnya saat dihubungi LiputanBMI melalui sambungan seluler, Senin (11/6).

KBRI Riyadh yang mengetahui Nomin akan dipulangkan tanpa membawa gaji langsung menghubungi majikannya agar memberikan seluruh gaji Nomin yang belum dibayarkan. Selain itu staf KBRI Riyadh juga berpesan kepada Nomin untuk tidak mau dipulangkan sebelum majikan membayar gaji.

Sang majikan rupanya tidak kehabisan akal untuk mengelabui Nomin agar mau dipulangkan dengan cara memberikan secarik kertas yang katanya surat pernyataan bahwa ia akan mengirimkan gaji kepada Nomin setelah sampai di Indonesia dalam tempo waktu 6 bulan.

Percaya dengan rayuan majikan, Nomin pun diterbangkan dari Bandara King Khalid, Hail menggunakan maskapai Emirates Airline transit Dubai dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 14:00 WIB. Kedatangan Nomin dijemput pihak keluarga dan Subarna Hendrawan aktivis Saan Mustafa Center.

LiputanBMI kemudian meminta foto surat pernyataan yang diberikan majikan Nomin untuk dikonfirmasi kebenaran surat tersebut kepada KBRI Riyadh.

Namun berdasarkan keterangan salah satu staf KBRI Riyadh bahwa surat tersebut tidak terdapat pernyataan majikan akan membayar gaji melainkan surat dari imigrasi (jawazat) yang ternyata surat kehilangan paspor.

"Majikannya ngibul, itu adalah khitob dari Jawazat yang menerangkan bahwa paspor WNI/PMI tersebut telah hilang," terang staf KBRI Riyadh.

(IYD/IYD, 13/06)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Berhaji dengan Tiga Jenis Visa, Tiga WNI Sempat Tertahan di Arab Saudi
17 Sep 2018 06:43 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 913 kali
Berhaji dengan Tiga Jenis Visa, Tiga WNI Sempat Tertahan di Arab Saudi
24 Tahun Bekerja dan Mengidap Kanker Payudara, Supiyah Dipulangkan KJRI Jeddah 
12 Sep 2018 02:34 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1193 kali
24 Tahun Bekerja dan Mengidap Kanker Payudara, Supiyah Dipulangkan KJRI Jeddah 
KJRI Jeddah  Berhasil Temukan Jenazah PMI Asal Sampang yang Hanyut di Laut
03 Sep 2018 02:24 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2268 kali
KJRI Jeddah Berhasil Temukan Jenazah PMI Asal Sampang yang Hanyut di Laut
Bantuan PMI Arab Saudi Berupa Sembako Diserahkan di Enam Titik Pengungsian Lombok Utara
30 Aug 2018 04:32 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 503 kali
Bantuan PMI Arab Saudi Berupa Sembako Diserahkan di Enam Titik Pengungsian Lombok Utara
Dikabarkan Meninggal di Jeddah, PMI Asal Sampang Jenazahnya Belum Ditemukan
29 Aug 2018 06:43 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2232 kali
Dikabarkan Meninggal di Jeddah, PMI Asal Sampang Jenazahnya Belum Ditemukan