Western Union Indonesia WU

Kasihan, PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Arab Saudi Tanpa Bawa Gaji

Seputar TKI - Posted by: Iyad Wirayuda | 13 Jun 2018 07:02 WIB | 3088
Kasihan, PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Arab Saudi Tanpa Bawa Gaji
Nomin saat dijemput pihak keluarga di Bandara Soekarno Hatta - Photo : LBMI

Riyadh, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Karang Mulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat Nomin binti Miran harus pulang ke Indonesia dengan tangan kosong tanpa membawa seluruh hak gajinya.

PMI yang bekerja di wilayah Hail itu berangkat ke Arab Saudi pada tahun 2007. Selama 9 tahun ia bekerja di dua majikan yang berbeda.

"Kalau di majikan yang pertama Alhamdulillah gaji lancar, tapi di majikan yang kedua ini saya bekerja 2 tahun 7 bulan hanya menerima satu bulan gaji," ujarnya saat dihubungi LiputanBMI melalui sambungan seluler, Senin (11/6).

KBRI Riyadh yang mengetahui Nomin akan dipulangkan tanpa membawa gaji langsung menghubungi majikannya agar memberikan seluruh gaji Nomin yang belum dibayarkan. Selain itu staf KBRI Riyadh juga berpesan kepada Nomin untuk tidak mau dipulangkan sebelum majikan membayar gaji.

Sang majikan rupanya tidak kehabisan akal untuk mengelabui Nomin agar mau dipulangkan dengan cara memberikan secarik kertas yang katanya surat pernyataan bahwa ia akan mengirimkan gaji kepada Nomin setelah sampai di Indonesia dalam tempo waktu 6 bulan.

Percaya dengan rayuan majikan, Nomin pun diterbangkan dari Bandara King Khalid, Hail menggunakan maskapai Emirates Airline transit Dubai dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 14:00 WIB. Kedatangan Nomin dijemput pihak keluarga dan Subarna Hendrawan aktivis Saan Mustafa Center.

LiputanBMI kemudian meminta foto surat pernyataan yang diberikan majikan Nomin untuk dikonfirmasi kebenaran surat tersebut kepada KBRI Riyadh.

Namun berdasarkan keterangan salah satu staf KBRI Riyadh bahwa surat tersebut tidak terdapat pernyataan majikan akan membayar gaji melainkan surat dari imigrasi (jawazat) yang ternyata surat kehilangan paspor.

"Majikannya ngibul, itu adalah khitob dari Jawazat yang menerangkan bahwa paspor WNI/PMI tersebut telah hilang," terang staf KBRI Riyadh.

(IYD/IYD, 13/06)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Bisnis Tanpa Izin, Ekspatriat di Arab Saudi Didenda Setengah Juta Riyal
12 Nov 2018 02:50 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 546 kali
Bisnis Tanpa Izin, Ekspatriat di Arab Saudi Didenda Setengah Juta Riyal
SPMI Desak Pemerintah Batalkan MoU Pengiriman PMI ke Arab Saudi
02 Nov 2018 02:58 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 814 kali
SPMI Desak Pemerintah Batalkan MoU Pengiriman PMI ke Arab Saudi
Dua Bulan Tak Digaji, Ratusan Pekerja di Riyadh Mogok Kerja dan Demo Sarikah Samama
23 Oct 2018 03:43 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1572 kali
Dua Bulan Tak Digaji, Ratusan Pekerja di Riyadh Mogok Kerja dan Demo Sarikah Samama
Ratusan WNI di Arab Saudi Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
20 Oct 2018 01:56 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 7341 kali
Ratusan WNI di Arab Saudi Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
Jeddah Sparing Cup, Silaturahmi dan Kemandirian Olahraga Sepakbola di Jeddah
14 Oct 2018 03:39 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 484 kali
Jeddah Sparing Cup, Silaturahmi dan Kemandirian Olahraga Sepakbola di Jeddah