Mudik Bareng BRI

PHK Pelaut, Diskopnaker Banjarmasin Anjurkan PT SPM Bayar Hak Pekerja

Seputar TKI - Posted by: Redaksi | 14 Mar 2018 02:16 WIB | 1704
PHK Pelaut, Diskopnaker Banjarmasin Anjurkan PT SPM Bayar Hak Pekerja
Pelaut yang tergabung dalam PPI saat melakukan aksi demonstrasi - Photo : LBMIJKT/IMM

Jakarta, LiputanBMI - Mediator hubungan industrial Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menganjurkan PT Samudera Pacific Marine agar membayar sebesar Rp. 93.785.000 kepada MAT (36), seorang pelaut asal Maluku yang bekerja di atas kapal TB Republika 024 terkait kasus pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Advokasi, Hukum, dan Hak Asasi Manusia Dewan Pimpinan Pusat Pergerakan Pelaut Indonesia, Imam Syafi'i sesuai dengan surat anjuran mediator Diskopnaker Kota Banjarmasin No. 412/126/Diskopnaker/PHI-JS/2018 tertanggal 27 Februari 2018.

"Anjuran mediator menganjurkan pihak perusahaan membayar hak-hak pelaut selaku pihak pekerja. Jika anjuran itu tidak dilaksanakan, maka kita akan catatkan ke pengadilan hubungan industrial," ujar Imam.

Menurut Imam, MAT adalah pelaut anggota PPI. Jadi, sudah menjadi kewajiban PPI sebagai serikat pekerja membela, mempertahankan, memperjuangkan hak dan kepentingan setiap anggotanya.

"Pelaut umum (bukan anggota) saja kita bantu, apalagi ini anggota. Sampai ke meja hijau pun kita pasti bela," tegasnya.

Terpisah, MAT dihubungi melalui selulernya menyampaikan jika dirinya di PHK oleh perusahaan dengan alasan yang tidak berdasar.

"Saya kerja dari 12 Desember 2016 hingga 05 September 2017. Alasan perusahaan, saya di PHK karena telah meninggalkan kapal tanpa izin," ungkapnya.

Alasan tersebut, lanjut MAT, tidak benar karena dirinya meninggalkan kapal sudah atas seizin kapten selaku pimpinan tertinggi yang juga wakil dari perusahaan di atas kapal.

Untuk diketahui, akumulasi hak di atas yang dianjurkan oleh Diskopnaker agar dibayar oleh perusahaan merupakan rincian dari hak pesangon, upah penghargaan hak, dan kekurangan premi bulan Maret dan Agustus 2017 sesuai dengan surat anjuran mediator.
(RED/TTG, 14/03)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Banyak Masalah Pelaut, PPI Minta Menaker Bentuk LKS Tripartit Sektoral
19 Mar 2018 02:45 WIB | Redaksi | dibaca 1298 kali
Banyak Masalah Pelaut, PPI Minta Menaker Bentuk LKS Tripartit Sektoral
Wawas TKI Asal Indramayu yang Tertahan 7 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Tiba di Indonesia
14 Mar 2018 12:45 WIB | Redaksi | dibaca 2364 kali
Wawas TKI Asal Indramayu yang Tertahan 7 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Tiba di Indonesia
Mantan BMI Malaysia Ini Sukses Buka Usaha Warung 'Pecel Iwak Kali' di Ponorogo
18 Feb 2018 12:08 WIB | Redaksi | dibaca 2490 kali
Mantan BMI Malaysia Ini Sukses Buka Usaha Warung 'Pecel Iwak Kali' di Ponorogo
Panitia Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Ditangkapnya Dua Pelawak Oleh Imigrasi Hong Kong
10 Feb 2018 02:55 WIB | Redaksi | dibaca 1001 kali
Panitia Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Ditangkapnya Dua Pelawak Oleh Imigrasi Hong Kong
Rapat Anggota Tahunan Koperasi TKI Indramayu Sejahtera
14 Jan 2018 10:07 WIB | Redaksi | dibaca 828 kali
Rapat Anggota Tahunan Koperasi TKI Indramayu Sejahtera