Mudik Bareng BRI

Overstayer, Lima Pelaut Indonesia di Dubai Minta Dipulangkan ke Tanah Air

Seputar TKI - Posted by: Syafii | 11 Mar 2018 10:23 WIB | 3980
Overstayer, Lima Pelaut Indonesia di Dubai Minta Dipulangkan ke Tanah Air
foto kapal swiber sandefjord - Photo : Marine traffic

Dubai, LiputanBMI - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai, United Arab Emirates diminta untuk membantu lima pelaut Indonesia yang saat ini sedang menghadapi masalah di atas kapal berbendera Singapura MV Swiber Sandefjord di area pelabuhan Rashid, Dubai, UAE.


Kelima pelaut tersebut mengadukan kasusnya kepada Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) melalui email.


"Mereka mengadu kalau sejak 26 Januari 2018 pasca selesai kontrak, hingga detik ini tidak dipulangkan ke tanah air oleh pihak perusahaan Vallianz Offshore maritime yang berkantor di Singapura," kata Sekretaris I PPI, Syofyan kepada Liputan BMI melalui selulernya, Minggu (11/03/18) malam.


Menurut salah satu pelaut, SAF (26), kata Syofyan, mereka bekerja di kapal tersebut sejak April 2016 melalui agen lokal Sea Power Marine Services LLC di Dubai dengan perjanjian kontrak kerja selama sembilan bulan.


Masih kata Syofyan, mereka hanya meminta pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Dubai atau di UAE dapat membantu agar mereka bisa segera dipulangkan ke tanah air, mengingat sejak bekerja mereka belum pernah menginjakkan kakinya di darat.


"Kapal tidak operasi, hanya jangkaran di area pelabuhan Rashid. Jarak mereka ke darat kurang lebih 10 mil," ungkapnya.


Menanggapi pengaduan tersebut, PPI sudah meneruskan hal itu kepada Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri dan KBRI Abu Dhabi, UAE agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.


"Kami sudah hubungi Kemlu dan KBRI Abu Dhabi terkait kasus ini. KBRI sudah merespon dan akan segera menindaklanjuti," pungkasnya.
(IS/IS, 11/03)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

Enam Tahun Lebih Kerja di PHK Sepihak, Pelaut Ini Gugat Perusahaan Pelayaran di PHI Banjarmasin
21 Aug 2018 02:02 WIB | Syafii | dibaca 883 kali
Enam Tahun Lebih Kerja di PHK Sepihak, Pelaut Ini Gugat Perusahaan Pelayaran di PHI Banjarmasin
Meninggal Akibat Sakit di Malaysia, Ahli Waris Pelaut Ini Dapatkan Hak Santunan Kematian
20 Aug 2018 03:25 WIB | Syafii | dibaca 1111 kali
Meninggal Akibat Sakit di Malaysia, Ahli Waris Pelaut Ini Dapatkan Hak Santunan Kematian
Labour Inspector Diminta Awasi Ketenagakerjaan Pelaut
19 Aug 2018 04:44 WIB | Syafii | dibaca 677 kali
Labour Inspector Diminta Awasi Ketenagakerjaan Pelaut
Tiga Bulan Tak Digaji di Abu Dhabi, Pelaut Indonesia Minta Dipulangkan
17 Aug 2018 10:18 WIB | Syafii | dibaca 1023 kali
Tiga Bulan Tak Digaji di Abu Dhabi, Pelaut Indonesia Minta Dipulangkan
Abaikan Anjuran Disnaker Jakut, PT KLS Digugat PPI ke PHI Jakpus
31 Jul 2018 03:32 WIB | Syafii | dibaca 1532 kali
Abaikan Anjuran Disnaker Jakut, PT KLS Digugat PPI ke PHI Jakpus