Mudik Bareng BRI

Majikan di Taiwan Ditangkap dan Didakwa Eksploitasi Pekerja Migran Indonesia

Seputar TKI - Posted by: Yully Agyl | 09 Mar 2018 03:05 WIB | 999
Majikan di Taiwan Ditangkap dan Didakwa Eksploitasi Pekerja Migran Indonesia
Ilustrasi - Photo : CNA Taiwan.

Taichung, LiputanBMI - Seorang majikan di pusat kota Taichung didakwa melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang Pencegahan Perdagangan Manusia, karena telah mempekerjakan seorang tenaga kerja Indonesia di luar job dan memotong gajinya.

Menurut surat dakwaan dari Kantor Jaksa Distrik Taichung, sebagaimana dikutip CNA Taiwan, Kamis (8/1/2018), majikan yang bermarga Li (李) yang mengelola sebuah pabrik di Distrik Taiping, Taichung, mempekerjakan Linda sejak 21 November 2016.

Li menyuruh Linda untuk bekerja sekitar 11,5 jam setiap hari dari hari Senin sampai Jumat, delapan jam pada hari Sabtu dan 8,5 jam pada hari Minggu.

Selain pekerjaannya di pabrik, Linda juga diharuskan pergi ke rumah majikannya pada akhir pekan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, cuci mobil dan pekerjaan rumah tangga lainnya.

Menurut kantor kejaksaan, Li tidak hanya melanggar undang-undang ketenagakerjaan dengan tidak memberi Linda libur setiap tujuh hari atau membayarnya untuk bekerja lembur, namun ia juga secara verbal mengancam Linda jika tidak mematuhi perintahnya.

Akhirnya, Linda menghubungi hotline pengaduan 24 jam untuk pekerja asing setelah tiga bulan mendapatkan perlakuan buruk semacam itu dan polisi pun dilibatkan.

Li menolak semua tuduhan tersebut, dengan mengklaim bahwa dia tidak pernah meminta Linda untuk bekerja lebih dari delapan jam atau untuk bekerja di rumahnya. Ia juga mengatakan secara teratur memberi libur akhir pekan dan tidak memukul atau mengancam untuk memukulnya. Namun, penyelidikan menemukan bahwa dalam tiga bulan Linda bekerja untuk Li, dia hanya memiliki dua hari libur.

Selain itu, Linda hanya menerima NTD 32.752 (USD 1.118) selama tiga bulan dia bekerja untuk Li, yang rata-rata membayar bulanan yang jauh di bawah upah minimum bulanan NT $ 21.009 yang ada selama masa kerjanya.

Pembayaran kembali yang dibayarkan kepada Linda diperkirakan NT $ 50.372 untuk masa kerja 21 November 2016 sampai 24 Februari 2017.
(YLA/YLA, 09/03)

BNI Saudi Arabia

BACA JUGA

PMI di Taiwan Rilis Lagu Solo Perdana
07 Sep 2018 09:18 WIB | Yully Agyl | dibaca 1702 kali
PMI di Taiwan Rilis Lagu Solo Perdana
KAMI Gelar Pelatihan Paralegal For Migran
30 Aug 2018 01:36 WIB | Yully Agyl | dibaca 413 kali
KAMI Gelar Pelatihan Paralegal For Migran
Baru Tiga Bulan Bekerja, PMI Ditangkap Diduga Campuri Teh Majikan Dengan Cairan Pemutih
28 Aug 2018 06:58 WIB | Yully Agyl | dibaca 1009 kali
Baru Tiga Bulan Bekerja, PMI Ditangkap Diduga Campuri Teh Majikan Dengan Cairan Pemutih
Chen Chun Ming, Petugas Imigrasi Taiwan yang Pandai Bahasa Indonesia
27 Aug 2018 07:01 WIB | Yully Agyl | dibaca 1860 kali
Chen Chun Ming, Petugas Imigrasi Taiwan yang Pandai Bahasa Indonesia
Sakit Kanker Rahim, PMI Asal Lampung Dipaksa Pulang oleh Agen
18 Aug 2018 05:41 WIB | Yully Agyl | dibaca 385 kali
Sakit Kanker Rahim, PMI Asal Lampung Dipaksa Pulang oleh Agen