Western Union Indonesia WU

Audiensi Dengan Disnaker Kota Bitung, PPI Sulut Bongkar Mirisnya Ketenagakerjaan Pelaut

Opini - Posted by: Syafii | 26 Jan 2018 06:39 WIB | 2300
Audiensi Dengan Disnaker Kota Bitung, PPI Sulut Bongkar Mirisnya Ketenagakerjaan Pelaut
Audiensi PPI Sulut dengan Kadisnaker Kota Bitung, Sulut - Photo : LBMIJKT

Nasional, LiputanBMI - Dewan Pimpinan Daerah Pergerakan Pelaut Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (DPD PPI SULUT) resmi tercatat sebagai Serikat Pekerja di tingkat Provinsi Sulut. PPI Sulut sebagai perwakilan DPP PPI di Nasional diharapkan lebih percaya diri dalam upaya membela, melindungi, memperjuangkan hak dan kepentingan pelaut Sulut pada khususnya dan pelaut Indonesia pada umumnya.

Hal tersebut di atas diungkapkan oleh Ketua Advokasi, Hukum, dan Hak Asasi Manusia DPP PPI, Imam Syafi'i, dalam forum audiensi PPI Sulut dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bitung, Sulut, Jumat (26/01/18).

Dalam pertemuan tersebut, kata Imam, Kadisnaker Kota Bitung, Weenas CH. Nobel, didampingi oleh Kepala Seksi Hubungan Industrial, Maria Andaki dan dirinya selaku perwakilan PPI pusat, Ketua dan Bendahara PPI Sulut Marvin Dotulong dan Anwar Abdul Dalewa.

"Alhamdulillah, sekarang PPI Sulut sudah sah tercatat sebagai serikat pekerja mewakili PPI di tingkat Provinsi dengan Tanda Bukti Pencatatan (TBP) No. 01/PPI/BTG/I/2018," kata Imam, yang mengaku dalam rangka kunjungan kerja PPI ke daerah-daerah.

Sementara, Kadisnaker Kota Bitung menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan pengurus PPI Sulut.

"kami sambut baik kedatangannya. Pencatatan sudah sesuai ketentuan aturan dan kami terbitkan TBP," tambah Kadisnaker, kata Imam.

Selain pencatatan, PPI Sulut juga berdiskusi mengenai maraknya pelaut di Sulut yang dipekerjakan tanpa diikutsertakan dalam kepesertaan menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan.

"kami dapat info dari para pelaut. Mereka kerja di kapal-kapal pada perusahaan negeri dan swasta, tetapi tidak sedikit yang belum menikmati program BPJS-TK," ujar Marvin.

Selain persoalan BPJS-TK, PPI Sulut juga menyoroti banyaknya kasus-kasus hubungan industrial pelaut di Sulut yang jarang terekspos di media dan terkesan para pelaut lebih menutup diri dan enggan mengadukan ke organisasi dan pemerintah yang membidangi urusan ketenagakerjaan.

"Banyak pelaut di sini yang diberhentikan sepihak, tidak diberi pesangon, dan hak-hak lainnya sesuai UU Ketenagakerjaan. Untuk itu, PPI Sulut hadir untuk berupaya membenahi itu," pungkas Anwar.
(IS/IS, 26/01)

BACA JUGA

Anggota Di PHK, PPI Sumut Minta Syahbandar Belawan Bertindak
22 Jun 2019 05:47 WIB | Syafii | dibaca 1188 kali
Anggota Di PHK, PPI Sumut Minta Syahbandar Belawan Bertindak
Pelaut Keluhkan Soal Pelayanan Buku Pelaut di KSOP Sekupang
21 Jun 2019 07:02 WIB | Syafii | dibaca 1095 kali
Pelaut Keluhkan Soal Pelayanan Buku Pelaut di KSOP Sekupang
Hadir Di Acara Halal Bihalal Menaker, PPI Usul Pelaut Diperhatikan
14 Jun 2019 04:11 WIB | Syafii | dibaca 835 kali
Hadir Di Acara Halal Bihalal Menaker, PPI Usul Pelaut Diperhatikan